Berkarier dan Memanfaatkan Waktu Luang

Sebaik-baiknya orang adalah mereka yang berguna bagi orang lain. Kalimat moral di atas menjadi pegangan bagi saya dalam memilih bidang kerja yang saya geluti. Tidak saja untuk pekerjaan utama namun juga untuk pekerjaan dan bisnis paruh waktu yang saya lakukan. Seharusnya, itu juga yang melatarbelakangi setiap orang dalam mengisi kehidupannya sehari-hari.

Pada dasarnya setiap perbuatan akan ada konsekuensinya bagi orang di sekitarnya. Baik itu baik maupun buruk. Bekerja tidak hanya soal menghasilkan uang, karena setiap pekerjaan pun mampu menhasilkan uang. Menjadi seorang tukang tukang tambal ban pun bisa mendatangkan penghasilan. Namun saya ingin membuka paradigma dan peluang bagi anda untuk dapat bekerja sembari berbuat baik. Mendapat uang dan pahala.

Tidakkah anda ingin bekerja sembari membantu orang lain di sekitar anda? Membantu mereka yang tidak atau belum anda kenal sebelumnya dan terlebih membantu mereka yang sudah anda kenal sebelumnya. Tidakkah anda ingin kehadiran anda dinantikan bagi mereka yang membutuhkan diri anda? Saat seseorang terbaring lemah di kamar rumah sakit, sanak keluarga dan teman orang itu membesuk bergantian, membawakan doa dan bertanya kronologis kejadiannya. Satu orang, dua orang, tiga orang, dst cerita yang sama malahan membuat si sakit menjadi tambah sakit.

Sedangkan anda mampu berbuat lebih. Saat seseorang terbaring di rumah sakit, anda mampu membesuk dan meringankan sedikit bebannya karena anda membawa kabar gembira. Anda menanyakan berapa biaya rumah sakitnya dan mengatakan, “Jangan khawatir, semua telah ditanggung.” Hal ini tidak saja melegakan si orang sakit yang telah seharian bercerita yang sama tentang kronologisnya pada setiap orang yang menjenguknya. Namun lebih dari itu anda adalah solusi baginya.

Saat seseorang menderita karena kecelakaan yang dialaminya sehingga terpaksa harus hidup dalam kecacatan, anda datang tidak saja membawa empati namun membawa sedikit bantuan guna menjaga kehidupan orang tersebut tidak seketika menjadi down.

Saat seorang istri ditinggal pergi suami yang dicintainya untuk selamanya, anda mampu datang dan berbuat lebih dengan memberikan sedikit santunan yang akan tetap menjaga keluarga si suami dalam perlindungan ekonomi walaupun si suami telah tenang disana.

Sesungguhnya anda mampu dan berpotensi untuk berbuat lebih untuk sesama. Ketika anda komitmen untuk membantu banyak orang di luar sana, tanpa anda sadari anda mampu membantu diri anda sendiri. Bayaran anda tidak saja materi tapi juga bayaran kepuasan rohani ataupun karma baik (pahala). Jadi wajar saja bila anda mendapat hasil dan bayaran yang lebih baik karena anda bekerja untuk tidak semata demi keuntungan namun juga demi kebaikan (terdapat pula produk yang berbasis syariah).

Sebagai penutup, saya mengajak anda untuk ikut serta dalam industri kebaikan dan membantu sesama. Anda bisa menjadikan sebagai pekerjaan utama atau pekerjaan tambahan (tanpa mengganggu pekerjaan utama anda). Kita akan bekerja sebagai team. Anda pun akan mendapat pelatihan dan pembekalan materi secara resmi dan menariknya lagi, tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Jadi, siapkah anda untuk kehidupan yang lebih baik?

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.