Saya Takut Istri Saya Menikah Lagi saat Saya Meninggal Nanti
Sebagai seorang yang berkecimpung di bidang asuransi jiwa dan kesehatan saya kerap kali mendapatkan kekhawatiran dari seorang suami yang notabene tulang punggung keluarganya. Kekhawatirannya dipicu oleh ketakutannya sendiri tentang bagaimana bila suatu hari dia dipanggil terlebih dahulu oleh Penciptanya dibandingkan istrinya.
“Pak, buat apa saya ikut asuransi bila nanti ketika hal buruk terjadi, katakan saya meninggal lebih dulu, maka istri saya akan kawin lagi dengan laki-laki lain setelah mendapatkan Uang Pertanggungan dari polis saya”. “Enak di dia dong pak, ga enak di saya”. Read more…
Tips Melamar Gadis Jepang
Saya teringat akan fakta yang diungkapkan oleh rekan saya tentang kehidupan asuransi di Jepang. Beda dengan kita, di Jepang kehidupannya sangatlah insurance-minded. Disana asuransi bukanlah pilihan (optional) melainkan merupakan kebutuhan. Jadi hampir serupa dengan kehidupan asuransi di Amerika Serikat seperti yang saya tuangkan disini.
Insurance-minded berarti hampir segala sesuatu yang dilakukan haruslah terlindungi (ter-cover) ataupun menyinggung asuransi. Dari hal pekerjaan, konstruksi proyek, kesehatan, properti, perjalanan, dan asuransi jiwa sudah barang tentu. Bahkan untuk urusan memilih jodoh pun melibatkan asuransi.
Layaknya seorang pria yang telah cukup umur dan hendak melamar gadis pujaannya, maka datanglah Si Pria ini menghadap orang tua Si Gadis guna melamar putri mereka. Lazimnya orang tua, mereka tentu akan bertanya tentang “bebet-bibit-bobot” Si Calon mantu. Uniknya mereka cukup bertanya dengan satu kata. Read more…
Memahami Risiko dalam Hidup
Risiko secara sederhana diartikan sebagai kemungkinan atau ketidakpastian yang menyebabkan kerusakan atau kerugian.
Risiko dapat terjadi kapan saja dan dimana saja. Dan tidak seorangpun dapat terbebas dari risiko, baik risiko yang rendah maupun yang tinggi.
Secara umum ada 4 jenis tindakan seseorang terkait risiko. Read more…
Apa yang Diasuransikan oleh Selebriti
Tidak seperti kebiasaan di negeri yang maju yang penduduknya telah begitu akrab dengan asuransi jiwa dan kesehatan, penduduk di Indonesia masih sedikit “eneg” begitu mendengar kata asuransi. Apalagi begitu didekati agen asuransi, hehehehehe.
Jika anda kepala keluarga atau seseorang yang bertanggung jawab penuh terhadap ekonomi suatu keluarga, anda adalah aset bagi keluarga tersebut. Segala sesuatu yang memiliki nilai ekonomi (atau secera sederhana mampu menghasilkan uang) kita sebut dengan aset.
Anda bekerja sehingga mampu menghidup dan memenuhi kebutuhan seluruh keluarga anda. Tidak kah anda sadar begitu berharganya anda di mata seisi keluarga baik dipandang dari sudut cinta kasih maupun materi (uang). Read more…
Asuransi untuk Siapa?
Pertanyaan sederhana, siapakah orang-orang yang butuh asuransi dalam hidupnya? Dengan mudah saya menjawab “seharusnya” semua orang memilikinya. Namun kenyataannya tidak semua orang mampu memiliki polis asuransi atas dirinya.
Kriteria sederhana seseorang baru diperbolehkan untuk memiliki asuransi (kriteria inklusi) adalah mereka yang sehat dan/atau memiliki uang. Anda sakit (apalagi sakit kritis) namun memiliki uang banyak dan berencana menutup polis atas nama anda tidaklah akan semudah membalikkan tangan. Apalagi bila sudah sakit dan tidak memiliki uang. Kebangetan kata tetangga sebelah rumah saya.
Secara garis besar ada 4 kelompok orang yang disesuaikan dengan fase hidupnya yang membutuhkan asuransi. Guna menjaga impiannya tetap berada di lajur yang sesuai seseorang memerlukan sedikitnya kepastian di tengah ketidakpastian hidup. Read more…

Recent Comments